Refleksi Diri Sistem Operasi
0
Sistem operasi adalah komponen pengolahan piranti lunak
dasar tersistem sebagai pengolah sumber daya perangkat keras komputer,
meyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak, dan untuk memudahkan
user untuk memudahkan menggunakan komputer.
Sistem operasi yg umum digunakan oleh orang ternagi
menjadi 3 yaitu Windows, Linux, dan Mac Os. Perkembangan sistem operasi dibagi
mendjadi 5 generasi yaitu generasi awal (1945-1955), generasi kedua
(1955-1965), generasi ketiga (1965-1980), generasi keempat (1980-2000), dan
generasi selanjutnya. Perkembangan sistem operasi windows
dimulai dari Ms-Dos, windows 1.0-3.0, windows 95,windows me, windows 98,
windows nt 2.x-4.x, windows 2000, windows xp, windows 2003, windows vista,
windows 7, windows 8, dan windows 10.
BAB II : Arsitektur sistem operasi
Secara umum, sistem
operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori
komputer pda saat pc dinyalakan, sedangkan software2 lainnya dijalankan stelah
sistem operasi berjalan, dan sitem operasi akan melakukan inti umum untuk
software2 itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses kedisk, manejemen
memori, skeduling task, dan antar muka pengguna. Sehingga setiap software tidak
perlu melakukan layanan itu karena telah dilakukan oleh sistem operasi.
Fungsi dan peranan sistem operasi adalah sebagai berikut,
sebagai kernel, sebagai guardian, sebagai gatekeeper, sebagai optimizer,
sebagai coordinator, sebagai controler, sebagai server, sebagai accountant,
sebagai antar muka, sebagai resources manager, dan sebagai virtual machine
Ragam arsitektur sistem operasi modern antara lain,
sistem monolitik, sistem berlapis,sistem client/server, sistem virtual mesin,
dan sistem berorientasi objek.
BAB III : Arsitektur sistem operasi windows
Arsitektur
yang pertama kali diguanakn oleh microsoft adalah sistem monolitik yaitu yang
terdapat pada MS-Dos. Di arsitektur ini
semua komponen dikemas menjadi satu, satu komponen dengan komponen lainnya
tidak ada batas yang jelas. Kemanan dalam sistem ini rendah sehingga sangat
mudah untuk virus masuk ke dalam sistem
arsitektur ini. Dalam
perkembangannya microsoft mulai menggunakan arsitektur berlapis yg ditemukan
dalam windows NT. Dalam arsitektur ini sistem operasi tidak bergantung pada
komponen lainnya. Sehingga perubahan pada komponen satu tidak mempengaruhi
komponen lainnya. Arsitektur windows NT terdiri dari 4 lapisan yaitu, hardware
abstraction layer, kernel, subsystem, dan system service. Microsoft juga
mengembangkan sistem operasi yg menggunakan arsitektur yg modular dan
berorientasi obyek. Arsitektur ini terdapat di windows vista, 7, dan 8.
BAB IV : manejemen proses
Proses adalah suatu
program yang sedang dieksekusi. Program adalah suatu intruksi yg ditulisan dlm bahasa
yg dimengerti oleh sistem operasi. Sistem operasi bertanggung jawab dengan
aktivitas yg berkaitan dengan menejemen proses.Menejemn proses sistem operasi meliputi, membuat dan
menghapus proses, menunda/melanjutkan proses, menyediakan mekanisme untuk
proses sinkronisasi, menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock.
Jenis model proses yg dilakukan oleh sistem operasi, proses serempak, proses serentak berpenggalan, proses berurutan, dan proses paralel. Status proses oleh sistem operasi, running, blocked, dan ready. Windows task manager adalah sebuah aplikasi yg menyediakan informasi mengenai kinerja komputer, menjalankan program/proses, penggunaan cpu, informasi muatan memori, statistik aktivitas jaringan, log-in user, dan sitem pelayanan, task manager mempunyai 6 komponen yaitu, application, processes, services, performances, networking, dan user.
Jenis model proses yg dilakukan oleh sistem operasi, proses serempak, proses serentak berpenggalan, proses berurutan, dan proses paralel. Status proses oleh sistem operasi, running, blocked, dan ready. Windows task manager adalah sebuah aplikasi yg menyediakan informasi mengenai kinerja komputer, menjalankan program/proses, penggunaan cpu, informasi muatan memori, statistik aktivitas jaringan, log-in user, dan sitem pelayanan, task manager mempunyai 6 komponen yaitu, application, processes, services, performances, networking, dan user.
BAB V : Penjadwalan proses
Penjadwalan proses adlh
kumpulan kebijakan didlm sistem operasi yg berkaitan dengan urutan kerja yg
dilakukan system komputer. Penjadwalan bertugas memutuskan, proses yg harus
berjalan, kapan dan selama berapa lama proses berjalan.
Sasaran utama penjadwalan proses adalah,
fairness/pelayanan yg adil untuk semua pekerjaan, throughput, efisiensi,
respone time/ meminimalkan respone time, dan meminimalkan turn arround time.
Tipe-tipe penjadwalan proses adalah, penjadwalan proses
jangka pendek, penjadwalan jangka menengah, dan penjadwalan jangka panjang.
Aplikasi task scheduler versi 1.0 tersedia pada windows
2000, XP, dan windows server 2003. Aplikasi ini berjalan sebagai windows
service, definisi tugas dan jadwal yg tersimpan dlm fine biner pekerjaan, tugas
dpt dimanipulasi langsung dengan memanipulasi file pekerjaan.
Aplikasi tash scheduler versi 2.0 terdapat pada windows vista.
Menjalankan tugas pada waktu yg telah dijadwalkan. Task scheduler 2.0 juga
mendukung kalender dan memicu berdasarkan aktivitas, seperti memulai tugas
ketika peristiwa tertentu login ke log peristiwa/ ketika kombinasi peristiwa
tlh terjadi. Aplikasi task scheduler versi 3.0 meliputi 3 panel utama
yaitu, 1. task schduler library- kolom ini akan membantu pengguna untuk
melakukan navigasi diantara semua tugas yg ada. 2. Task scheduler summary
bagian ini akan memperlihatkan informasi tentang tugas2 penting yg telah
dibuat. 3. Action melalui fungsi ini pengguna dapat membuat ,menghapus,
meng-import tugas, menjalankan dan men-nonaktifkan tugas dan mengatur beberapa
properti untuk tugas yg spesifik.
BAB VI : Manajemen memori
Memori adalah array besar
dari word/byte, atau disebut alamat. Fungsi memori adlh sebagai tempat menyimpan
data. Manajemen memori adlh kegiatan mengelola memori komputer yg menyediakan cara mengalokasikan
memori, membebaskan untuk digunakan kembali ketiika tidak lagi diperlukan serta
menjaga alokasi ruang memori bagi suatu proses.
Manajemen memori memiliki beberapa fungsi yaitu, 1. Meningkatkan
kinerja CPU, 2. Meninkatkan kecepatan akses
CPU, 3. Meningkatkan efisiensi pemakaian memori, 4. Meningkatkan efisiensi
transfer data, 5. Mengelola informasi yg dipakai dan tidk dipakai, 6. Mengalokasikan
ke proses yg membutuhkan, 7. Mendelokasikan memori dari proses tlh selesai, 8. Mengelola
swapping/paging antara memori utama dan disk.
Memori dikomputer dibedakan menjadi 2 yaitu, memori kerja
dan memori dukung. Memori kerja mempunyai tugas utama untuk menampung
pekerjaaan pada saat sebelum/sesudah pekerjaan itu dilakukan oleh CPU dan
menampung berbagai hal yg dibutuhkan CPU. Contoh memori kerja untuk meori tetap
adalah, ROM, PROM, EPROM, EEPROM, dan Registe mikro prosesor. Sementara contoh
memori kerjauntuk memori tetap adlh, RAM dan Cache Memori.
Terdapat istilah2 di manajemen memori seperti, memory
manager, pengalamatan memori, swapping, paging, fragmenatsi, segmentasi, MMU
memory manajemen unit.
Beberapa tools yg berhubungan dengan manajemen memori
yaitu, disk manajemen, system properties virtual memori, system propertie
basic, directX, dan task manager.
BAB VII : Manajemen I/O
Batasan dalam
manajemen I/O adlh bagaimana perangkat I/O itu dikelola agar dpt berjalan
dengan baik. Fungsi manajemen I/O yaitu, 1. Mengirim perintah ke perangkat I/O
untuk menyediakan akses, 2. Menangani intrupsi perangakt I/O, 3. Menangani
kesalahan pada perangkat I/O, 4. Meneyediakan antar muka ke user. Perangkat I/O
dibedakan melalui sifat aliran datanya dan sasaran komunikasinya. Berdasarkan alirannya
yaitu, Perangkat berorientasi blok dan Perangkat berorientasi karakter. Berdasarkan
sasaran komunikasinya yaitu, 1. Perangkat yg terbaca oleh manusia, 2. Perangkat
yg terbaca oleh mesin, dan 3. Perangkat untuk komunikasi. Teknik untuk
menjalankan perangkat I/O yaitu, 1. Perangkat I/O terprogram, 2. Perangkat berkendalikan
intrupsi, dan 3. DMA (direct memory address). Tujuan penggunaan
perangkat I/O adlh, 1. Merupakan device independence dan tidk bergantung pada
device yg digunakan, 2. Penamaan yg seragam, 3. Penanganan kesalahan, 4. Handling,
dan 5. Sharable dan dedicated device.
BAB VIII : Manajemen file
File/ berkas komputer adlh
identitas dari suatu data yg disimpan didlm sistem berkas yg dpt diakses dan
diatur oleh pengguna. Operasi2 yg berkaitan dengan file antara lain, creat, delete, open, close,
rename, write, append, seek, get atribute, dan set atribute.
Struktur file meliputi, 1. Urutan byte yg tdk
terstruktur, 2. File dibentuk dari urutan record dg panjang yg sama dan
struktur internal didalamnya, 3. File dibentuk dari strukturorganisasi tree
record dan ukuran record tidak hrs sama. Operasi yg berkaitan dg directory, opendir, closedir,
deletedir, readdir, renamedir, link dan unlink.
Windows explorer merupakan istilah umum yg digunakan
untuk menjelaskan aspek manajemen berkas komputer. Software ini dpt digunakan
untuk membuat, memindahkan, menyalin, membuka, menyunting, atau menghapus
berkas di PC. Mencari berkas dpt menggunakan quer yg kompleks. Memetakan sebuah
direktory drive lokal dan memutuskan pemetaan tersebt, melihat dan memanipulasi
“properties1” atau metadat untuk beberapa berkas dan beberapa objek sistem
berkas lainnya.
BAB IX : Sistem booting-BIOS
BIOS (Basic Input Output System ) merupakan sebuah program atau
perangkat lunak antarmuka tingkat rendah yang berfungsi mengendalikan atau
mengontrol perangkat keras yang terpasang pada computer. Secara umum
BIOS yang terpasang dalam komputer terdiri dari beberapa komponen dasar yaitu :
1) Program BIOS Setup, 2) Driver dan, 3) Program bootstraper utama. BIOS juga
sering disebut ROM BIOS atau Flash BIOS. BIOS disimpan dalam
sebuah Non-Volatile Random Access Memory (NVRAM) atau dikenal dengan
nama Complimentary Metal-Oxide Random Access Memory (CMOS RAM). Komponen dasar bios yaitu, 1. Program bios setup, 2. Driver,
dan 3. Program bootstraper utama. Untuk melakukan konfigurasi bios dpt
dilakukan saat komputer booting dengan menekan F2. Bios disimpan dalam EEPROM yg
dpt diubah pengguna.
BAB X :
Sistem BOOTING: Post dan Proses booting
Booting merupakan suatau proses awal untuk menyalakan atau menghidupkan
komputer. Proses booting komputer akan memeriksa perangkat keras (hardware)
komputer sebelum digunakan. Secara umum proses booting dikelompokan menjadi 2
macam yaitu: Booting dingin (Cold
Booting) adalah suatu proses menghidupkan komputer pada saat komputer dalam
keadaan mati atau dingin.Sementara itu Booting panas (Warm Booting)
adalah proses booting komputer yang mana komputer sudah dalam keadaan hidup. Power-on Self Test (disingkat menjadi POST) adalah sekumpulan program perangkat
lunak khusus yang dijalankan selama proses booting komputer dan disimpan di dalam ROM. Program2 tersebut
didesain untuk melakukan pengujian terhadap perangkat komputer. Bootloader adlh
suatu program yg tertanam pada suatu sistem operasi, digunakan untuk mem-boot
sistem operasi yg ada pda harddisk/media boot lainnya
BAB XI : Metode Instalasi sistem clean
install
Beberapa
proses proses yang dilakukan untuk instalasi sistem operasi windows antara lain
ialah : setting bios untuk booting
melalui CD/DVD, proses loading/starting windows, memilih mode instalasi
repair/instal, persetujuan lisensi, memilih menu upgrade/custom (advanced),
proses copyieng windows file, proses expanding windows file, proses instalasi
feature, proses restart otomatis, proses starting windows, proses setup
is praparing your computer for first use, Setup is checking video
performance, memasukkan nama pengguna, memasukkan password, memilih use
recommanded setting, memilih zona waktu, menetapkan lokasi jaringan,
menampilkan jendela welcome windows 7, menampilkan preparation your dekstop,
menampilkan jendela dekstop windows 7.
2 hal penting sebelum melakukan instalasi
sistem operasi dalam sistem komputer adalah memastikan komputer dalam kondisi
baik dan memasitikan CD installer atau master program (misal windows 7) telah
tersedia beserta lisensinya.
BAB XII : Partisi
Hardisk
Dalam sistem
operasi windows 7 terdapat beberapa menu pilihan berkaitan dengan proses
manipulasi volume atau pembagian partisi hardisk yaitu: menghapus partisi
hardisk (Delete Volume), memperkecil ukuran partisi hardisk (Shrink Volume),
memperbesar ukuran partisi hardisk (Extend Volume) dan membuat partisi baru
dengan format hardisk (New Volume). Partisi adalah proses penyekatan, pemisahan atau pembagian
hardisk. Pembagian harddisk menjadi beberapa bagian yang digunakan untuk
mempermudah manajemen file. Tujuan dari pembagian hardisk tersebut antara lain
ialah memudahkan sistem operasi windows dalam mengindex file di drive komputer,
manipulasi suatu data atau kondisi data dalam partisi tersebut tidak
terpengaruh oleh partisi lain, dapat digunakan untuk instalasi multi sistem
operasi tanpa terjadi tumpang tindih.
BAB XIII : Instalasi sistem operasi multiboot
Multi boot
adalah suatu kondisi dimana dalam satu buah komputer memiliki lebih dari satu
sistem operasi. Sistem ini memungkinkan untuk mendampingkan sistem windows
dengan windows, windows dengan Linux, Linux dengan Linux, atau windows, Linux
dan Macintos. EasyBCD adalah
sebuah software alat bantu gratis, dari "neosmart technology" yang
memiliki fungsi untuk mengatur booting, menambah menu boot, dan segala sesuatu
tentang boot. Software ini sangat berguna saat pengguna ingin melakukan dual
booting sistem operasi baik itu Linux-Window, maupun Window-Window.
BAB XIV : Sistem Virtualisasi
Mesin virtual
(virtual machine) dalam ilmu
komputer adalah implementasi perangkat lunak dari sebuah mesin komputer yang
dapat menjalankan program sama seperti layaknya sebuah komputer asli. Virtual
machine monitor (VMM) atau hypervisor merupakan bagian dari perangkat lunak
yang membuat atau mensimulasikan virtual machine. Mesin virtual dibedakan
menjadi 2 yaitu: Type I VMM tidak menggunakan host operating system, sedangkan
type II VMM menggunakan host operating system. Keuntungan menggunakan mesin
virtual adalah : 1) Menyediakan Multiple operating systems. 2) menyediakan
Individual applications. 3) meningkatkan sumber daya komputer. 4). Meningkatkan
ketersediaan hardware. 5) menyediakan Hardware independence. Aplikasi
software yang menye-diakan sistem mesin virtual antara lain ialah VM ware,
Virtual Box dan Virtual PC.
BAB XV : Perintah Dasar DOS (disk Operating
System)
Ms-Dos (Microsoft Disk Operating System)
adalah Sistem Operasi yang berbasiskan teks dan Command-Line interpreter.
Command Prompt merupakan aplikasi berbasis teks digunakan
untuk menjalankan perintah-perintah yang diketik atau dimasukkan secara
langsung. File-file yang terdapat dalam DOS terbagi dalam 2 kategori yaitu: Internal command dan External command. Internal Command ialah perintah perintah
DOS yang siap pakai dimana saja. Perintah tersebut telah dimasukkan kedalam
COMMAND.COM (intrepreter perintah dos) Perintah-perintah internal DOS meliputi
: DIR, COPY, DELETE, COPY, RENAME, TIME, DATE, VOL, VER, CLS, MD / MKDIR, CD /
CHDIR RD / RMDIR, COPY CON, REDIRECTION
(>, <, >>, <<), TYPE
By : Fauzan K
