Archive for 2016

  • Refleksi Diri Sistem Operasi

    0


    BAB I : Perkembangan sistem operasi windows

                 Sistem operasi  adalah komponen pengolahan piranti lunak dasar tersistem sebagai pengolah sumber daya perangkat keras komputer, meyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak, dan untuk memudahkan user untuk memudahkan menggunakan komputer.
    Sistem operasi yg umum digunakan oleh orang ternagi menjadi 3 yaitu Windows, Linux, dan Mac Os. Perkembangan sistem operasi dibagi mendjadi 5 generasi  yaitu  generasi awal (1945-1955), generasi kedua (1955-1965), generasi ketiga (1965-1980), generasi keempat (1980-2000), dan generasi selanjutnya. Perkembangan sistem operasi windows dimulai dari Ms-Dos, windows 1.0-3.0, windows 95,windows me, windows 98, windows nt 2.x-4.x, windows 2000, windows xp, windows 2003, windows vista, windows 7, windows 8, dan windows 10.


    BAB II : Arsitektur sistem operasi

                Secara umum, sistem operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pda saat pc dinyalakan, sedangkan software2 lainnya dijalankan stelah sistem operasi berjalan, dan sitem operasi akan melakukan inti umum untuk software2 itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses kedisk, manejemen memori, skeduling task, dan antar muka pengguna. Sehingga setiap software tidak perlu melakukan layanan itu karena telah dilakukan oleh sistem operasi.
    Fungsi dan peranan sistem operasi adalah sebagai berikut, sebagai kernel, sebagai guardian, sebagai gatekeeper, sebagai optimizer, sebagai coordinator, sebagai controler, sebagai server, sebagai accountant, sebagai antar muka, sebagai resources manager, dan sebagai virtual machine
    Ragam arsitektur sistem operasi modern antara lain, sistem monolitik, sistem berlapis,sistem client/server, sistem virtual mesin, dan sistem berorientasi objek.

    BAB III : Arsitektur sistem operasi windows

    Arsitektur yang pertama kali diguanakn oleh microsoft adalah sistem monolitik yaitu yang terdapat pada MS-Dos.  Di arsitektur ini semua komponen dikemas menjadi satu, satu komponen dengan komponen lainnya tidak ada batas yang jelas. Kemanan dalam sistem ini rendah sehingga sangat mudah untuk virus  masuk ke dalam sistem arsitektur ini. Dalam perkembangannya microsoft mulai menggunakan arsitektur berlapis yg ditemukan dalam windows NT. Dalam arsitektur ini sistem operasi tidak bergantung pada komponen lainnya. Sehingga perubahan pada komponen satu tidak mempengaruhi komponen lainnya. Arsitektur windows NT terdiri dari 4 lapisan yaitu, hardware abstraction layer, kernel, subsystem, dan system service. Microsoft juga mengembangkan sistem operasi yg menggunakan arsitektur yg modular dan berorientasi obyek. Arsitektur ini terdapat di windows vista, 7, dan 8.


    BAB IV : manejemen proses

             Proses adalah suatu program yang sedang dieksekusi. Program adalah suatu intruksi yg ditulisan dlm bahasa yg dimengerti oleh sistem operasi. Sistem operasi bertanggung jawab dengan aktivitas yg berkaitan dengan menejemen proses.Menejemn proses sistem operasi meliputi, membuat dan menghapus proses, menunda/melanjutkan proses, menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi, menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock. 
    Jenis model proses yg dilakukan oleh sistem operasi, proses serempak, proses serentak berpenggalan, proses berurutan, dan proses paralel. Status proses oleh sistem operasi, running, blocked, dan ready. Windows task manager adalah sebuah aplikasi yg menyediakan informasi mengenai kinerja komputer, menjalankan program/proses, penggunaan cpu, informasi muatan memori, statistik aktivitas jaringan, log-in user, dan sitem pelayanan, task manager mempunyai 6 komponen yaitu, application, processes, services, performances, networking, dan user.
       
    BAB V : Penjadwalan proses

               Penjadwalan proses adlh kumpulan kebijakan didlm sistem operasi yg berkaitan dengan urutan kerja yg dilakukan system komputer. Penjadwalan bertugas memutuskan, proses yg harus berjalan, kapan dan selama berapa lama proses berjalan.
                Sasaran utama penjadwalan proses adalah, fairness/pelayanan yg adil untuk semua pekerjaan, throughput, efisiensi, respone time/ meminimalkan respone time, dan meminimalkan turn arround time.
    Tipe-tipe penjadwalan proses adalah, penjadwalan proses jangka pendek, penjadwalan jangka menengah, dan penjadwalan jangka panjang.
    Aplikasi task scheduler versi 1.0 tersedia pada windows 2000, XP, dan windows server 2003. Aplikasi ini berjalan sebagai windows service, definisi tugas dan jadwal yg tersimpan dlm fine biner pekerjaan, tugas dpt dimanipulasi langsung dengan memanipulasi file pekerjaan.
    Aplikasi tash scheduler versi 2.0 terdapat pada windows vista. Menjalankan tugas pada waktu yg telah dijadwalkan. Task scheduler 2.0 juga mendukung kalender dan memicu berdasarkan aktivitas, seperti memulai tugas ketika peristiwa tertentu login ke log peristiwa/ ketika kombinasi peristiwa tlh terjadi. Aplikasi task scheduler versi 3.0 meliputi 3 panel utama yaitu, 1. task schduler library- kolom ini akan membantu pengguna untuk melakukan navigasi diantara semua tugas yg ada. 2. Task scheduler summary bagian ini akan memperlihatkan informasi tentang tugas2 penting yg telah dibuat. 3. Action melalui fungsi ini pengguna dapat membuat ,menghapus, meng-import tugas, menjalankan dan men-nonaktifkan tugas dan mengatur beberapa properti untuk tugas yg spesifik.

    BAB VI : Manajemen memori

              Memori adalah array besar dari word/byte, atau disebut alamat. Fungsi memori adlh sebagai tempat menyimpan data. Manajemen memori adlh kegiatan mengelola memori  komputer yg menyediakan cara mengalokasikan memori, membebaskan untuk digunakan kembali ketiika tidak lagi diperlukan serta menjaga alokasi ruang memori bagi suatu proses.
    Manajemen memori memiliki beberapa fungsi yaitu, 1. Meningkatkan kinerja CPU, 2. Meninkatkan kecepatan akses  CPU, 3. Meningkatkan efisiensi pemakaian memori, 4. Meningkatkan efisiensi transfer data, 5. Mengelola informasi yg dipakai dan tidk dipakai, 6. Mengalokasikan ke proses yg membutuhkan, 7. Mendelokasikan memori dari proses tlh selesai, 8. Mengelola swapping/paging antara memori utama dan disk.
    Memori dikomputer dibedakan menjadi 2 yaitu, memori kerja dan memori dukung. Memori kerja mempunyai tugas utama untuk menampung pekerjaaan pada saat sebelum/sesudah pekerjaan itu dilakukan oleh CPU dan menampung berbagai hal yg dibutuhkan CPU. Contoh memori kerja untuk meori tetap adalah, ROM, PROM, EPROM, EEPROM, dan Registe mikro prosesor. Sementara contoh memori kerjauntuk memori tetap adlh, RAM dan Cache Memori.
    Terdapat istilah2 di manajemen memori seperti, memory manager, pengalamatan memori, swapping, paging, fragmenatsi, segmentasi, MMU memory manajemen unit.
    Beberapa tools yg berhubungan dengan manajemen memori yaitu, disk manajemen, system properties virtual memori, system propertie basic, directX, dan task manager.

    BAB VII : Manajemen I/O

    Batasan dalam manajemen I/O adlh bagaimana perangkat I/O itu dikelola agar dpt berjalan dengan baik. Fungsi manajemen I/O yaitu, 1. Mengirim perintah ke perangkat I/O untuk menyediakan akses, 2. Menangani intrupsi perangakt I/O, 3. Menangani kesalahan pada perangkat I/O, 4. Meneyediakan antar muka ke user. Perangkat I/O dibedakan melalui sifat aliran datanya dan sasaran komunikasinya. Berdasarkan alirannya yaitu,  Perangkat berorientasi blok  dan Perangkat berorientasi karakter. Berdasarkan sasaran komunikasinya yaitu, 1. Perangkat yg terbaca oleh manusia, 2. Perangkat yg terbaca oleh mesin, dan 3. Perangkat untuk komunikasi. Teknik untuk menjalankan perangkat I/O yaitu, 1. Perangkat I/O terprogram, 2. Perangkat berkendalikan intrupsi, dan 3. DMA (direct memory address). Tujuan penggunaan perangkat I/O adlh, 1. Merupakan device independence dan tidk bergantung pada device yg digunakan, 2. Penamaan yg seragam, 3. Penanganan kesalahan, 4. Handling, dan 5. Sharable dan dedicated device.

    BAB VIII : Manajemen file

           File/ berkas komputer adlh identitas dari suatu data yg disimpan didlm sistem berkas yg dpt diakses dan diatur oleh pengguna. Operasi2 yg berkaitan dengan file  antara lain, creat, delete, open, close, rename, write, append, seek, get atribute, dan set atribute.
    Struktur file meliputi, 1. Urutan byte yg tdk terstruktur, 2. File dibentuk dari urutan record dg panjang yg sama dan struktur internal didalamnya, 3. File dibentuk dari strukturorganisasi tree record dan ukuran record tidak hrs sama. Operasi yg berkaitan dg directory, opendir, closedir, deletedir, readdir, renamedir, link dan unlink.
    Windows explorer merupakan istilah umum yg digunakan untuk menjelaskan aspek manajemen berkas komputer. Software ini dpt digunakan untuk membuat, memindahkan, menyalin, membuka, menyunting, atau menghapus berkas di PC. Mencari berkas dpt menggunakan quer yg kompleks. Memetakan sebuah direktory drive lokal dan memutuskan pemetaan tersebt, melihat dan memanipulasi “properties1” atau metadat untuk beberapa berkas dan beberapa objek sistem berkas lainnya.
      
    BAB IX : Sistem booting-BIOS

          BIOS (Basic Input Output System ) merupakan sebuah program atau perangkat lunak antarmuka tingkat rendah yang berfungsi mengendalikan atau mengontrol perangkat keras yang terpasang pada computer. Secara umum BIOS yang terpasang dalam komputer terdiri dari beberapa komponen dasar yaitu : 1) Program BIOS Setup, 2) Driver dan, 3) Program bootstraper utama.         BIOS juga sering disebut ROM BIOS atau Flash BIOS. BIOS disimpan dalam sebuah Non-Volatile Random Access Memory (NVRAM) atau dikenal dengan nama Complimentary Metal-Oxide Random Access Memory (CMOS RAM). Komponen  dasar bios yaitu, 1. Program bios setup, 2. Driver, dan 3. Program bootstraper utama. Untuk melakukan konfigurasi bios dpt dilakukan saat komputer booting dengan menekan F2. Bios disimpan dalam EEPROM yg dpt diubah pengguna.
      
    BAB X :  Sistem BOOTING: Post dan Proses booting

    Booting merupakan suatau proses awal untuk menyalakan atau menghidupkan komputer. Proses booting komputer akan memeriksa perangkat keras (hardware) komputer sebelum digunakan. Secara umum proses booting dikelompokan menjadi 2 macam yaitu: Booting dingin (Cold Booting) adalah suatu proses menghidupkan komputer pada saat komputer dalam keadaan mati atau dingin.Sementara itu Booting panas (Warm Booting) adalah proses booting komputer yang mana komputer sudah dalam keadaan hidup. Power-on Self Test (disingkat menjadi POST) adalah sekumpulan program perangkat lunak khusus yang dijalankan selama proses booting komputer dan disimpan di dalam ROM. Program2 tersebut didesain untuk melakukan pengujian terhadap perangkat komputer. Bootloader adlh suatu program yg tertanam pada suatu sistem operasi, digunakan untuk mem-boot sistem operasi yg ada pda harddisk/media boot lainnya

    BAB XI : Metode Instalasi sistem clean install

    Beberapa proses proses yang dilakukan untuk instalasi sistem operasi windows antara lain ialah :  setting bios untuk booting melalui CD/DVD, proses loading/starting windows, memilih mode instalasi repair/instal, persetujuan lisensi, memilih menu upgrade/custom (advanced), proses copyieng windows file, proses expanding windows file, proses instalasi feature, proses restart otomatis, proses starting windows, proses setup is praparing your computer for first use, Setup is checking video performance, memasukkan nama pengguna, memasukkan password, memilih use recommanded setting, memilih zona waktu, menetapkan lokasi jaringan, menampilkan jendela welcome windows 7, menampilkan preparation your dekstop, menampilkan jendela dekstop windows 7.
    2 hal penting sebelum melakukan instalasi sistem operasi dalam sistem komputer adalah memastikan komputer dalam kondisi baik dan memasitikan CD installer atau master program (misal windows 7) telah tersedia beserta lisensinya.
      
    BAB XII : Partisi Hardisk

    Dalam sistem operasi windows 7 terdapat beberapa menu pilihan berkaitan dengan proses manipulasi volume atau pembagian partisi hardisk yaitu: menghapus partisi hardisk (Delete Volume), memperkecil ukuran partisi hardisk (Shrink Volume), memperbesar ukuran partisi hardisk (Extend Volume) dan membuat partisi baru dengan format hardisk (New Volume). Partisi adalah proses penyekatan, pemisahan atau pembagian hardisk. Pembagian harddisk menjadi beberapa bagian yang digunakan untuk mempermudah manajemen file. Tujuan dari pembagian hardisk tersebut antara lain ialah memudahkan sistem operasi windows dalam mengindex file di drive komputer, manipulasi suatu data atau kondisi data dalam partisi tersebut tidak terpengaruh oleh partisi lain, dapat digunakan untuk instalasi multi sistem operasi tanpa terjadi tumpang tindih.

    BAB XIII : Instalasi sistem operasi multiboot

    Multi boot adalah suatu kondisi dimana dalam satu buah komputer memiliki lebih dari satu sistem operasi. Sistem ini memungkinkan untuk mendampingkan sistem windows dengan windows, windows dengan Linux, Linux dengan Linux, atau windows, Linux dan Macintos. EasyBCD adalah sebuah software alat bantu gratis, dari "neosmart technology" yang memiliki fungsi untuk mengatur booting, menambah menu boot, dan segala sesuatu tentang boot. Software ini sangat berguna saat pengguna ingin melakukan dual booting sistem operasi baik itu Linux-Window, maupun Window-Window.

    BAB XIV : Sistem Virtualisasi

    Mesin virtual (virtual machine) dalam ilmu komputer adalah implementasi perangkat lunak dari sebuah mesin komputer yang dapat menjalankan program sama seperti layaknya sebuah komputer asli. Virtual machine monitor (VMM) atau hypervisor merupakan bagian dari perangkat lunak yang membuat atau mensimulasikan virtual machine. Mesin virtual dibedakan menjadi 2 yaitu: Type I VMM tidak menggunakan host operating system, sedangkan type II VMM menggunakan host operating system. Keuntungan menggunakan mesin virtual adalah : 1) Menyediakan Multiple operating systems. 2) menyediakan Individual applications. 3) meningkatkan sumber daya komputer. 4). Meningkatkan ketersediaan hardware. 5) menyediakan Hardware independence. Aplikasi software yang menye-diakan sistem mesin virtual antara lain ialah VM ware, Virtual Box dan Virtual PC.

    BAB XV : Perintah Dasar DOS (disk Operating System)

    Ms-Dos (Microsoft Disk Operating System) adalah Sistem Operasi yang berbasiskan teks dan Command-Line interpreter.  Command Prompt  merupakan aplikasi berbasis teks digunakan untuk menjalankan perintah-perintah yang diketik atau dimasukkan secara langsung. File-file yang terdapat dalam DOS terbagi dalam 2 kategori yaitu: Internal command dan External command. Internal Command ialah perintah perintah DOS yang siap pakai dimana saja. Perintah tersebut telah dimasukkan kedalam COMMAND.COM (intrepreter perintah dos) Perintah-perintah internal DOS meliputi : DIR, COPY, DELETE, COPY, RENAME, TIME, DATE, VOL, VER, CLS, MD / MKDIR, CD / CHDIR RD / RMDIR,  COPY CON, REDIRECTION (>, <, >>, <<), TYPE













  • Copyright © - Tugas Sistem Operasi

    Tugas Sistem Operasi - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan